Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Juni 2013

Sebuah wawancara dengan Jabhat al-Nusra (Pejuang Suriah)



by Economist.com | RAQQA PROVINCE

Yang diwawancarai adalah pejuang muda dari Jabhat al-Nusra, kelompok Sunni ekstremis di Suriah yang berafiliasi dengan al-Qaeda di Irak. Seorang mantan guru yang kemudian menjadi pemasang tegel, ia mengenakan celana panjang hitam yang disetrika rapi, kemeja putih dan sorban hitam. Sebuah senjata api bersandar di pangkuannya. Dia ditemani oleh seorang pria tua, yang tampaknya menilai jawaban-jawabannya. Keduanya orang Suriah dan meminta untuk tidak disebutkan namanya karena mereka tidak memiliki izin untuk berbicara kepada pers.

Bagaimana Jabhat al-Nusra menjadi begitu kuat?

Alasannya adalah melemahnya kelompok lain. Jabhat al-Nusra mendapat keuntungan karena ideologi kami. Kami tidak hanya pemberontak, kami melakukan sesuatu yang kami yakini bahwa kami tidak hanya berjuang melawan tirani Bashar Assad, dimana hanya bagian dari perjuangan kita. Kelompok lain hanya reaksi terhadap rezim, sedangkan kami berjuang untuk visi.

Apa visi itu?

Kami berjuang untuk menerapkan apa yang Allah wahyukan kepada Nabi Muhammad, saw. Kami berjuang sehingga orang tidak melihat ke orang lain tetapi hanya kepada Allah. Kami tidak percaya pada kebebasan penuh: itu dibatasi oleh hukum-hukum Allah. Allah menciptakan kita dan Dia tahu apa yang terbaik bagi kita.

Masa depan apa yang Anda lihat untuk Suriah-atau apakah kalian bahkan melihat Suriah di masa depan?

Kami ingin masa depan yang diperintah Islam. Bukan negara dengan perbatasan tapi ummat [komunitas Islam di seluruh dunia yang beriman] dari semua orang Muslim. Semua Muslim harus bersatu.

Suriah telah lama dikenal karena keanekaragaman sektarian nya. Bagaimana kalian melihat sekte lain?

Sekte-sekte lainnya dilindungi oleh negara Islam. Muhammad, saw, punya tetangga Yahudi, misalnya, dan ia selalu baik kepadanya. Tapi kekuasaan dan pemerintahan harus dipegang orang beriman[Sunni], bukan orang-orang kafir.

Bagaimana Sunni lainnya yang lebih moderat daripada kalian?

Kami akan menerapkan hukum syariah mereka.

Bagaimana Alawi?

Allah mengetahui apa yang akan terjadi pada mereka. Ada perbedaan antara kafir asli  dan mereka yang murtad dari Islam. Jika yang terakhir, kita harus menghukum mereka. Alawi disertakan. Bahkan Sunni yang menginginkan demokrasi adalah kafir seperti semua Syiah. Ini bukan tentang siapa yang setia dan yang tidak untuk rezim, melainkan tentang agama mereka. Syariah mengatakan tidak ada hukuman yang tidak bersalah dan harus ada hukuman untuk yang bersalah, itulah yang kami ikuti.

Apakah kalian kehilangan atau menambah pejuang setelah pengumuman bahwa kalian terkait dengan al-Qaeda di Irak?


Kami  bersama dengan apa pun yang mewakili Islam yang sebenarnya, apakah al-Qaeda atau yang lain. Jika ada kelompok yang lebih baik, kita akan pergi dengan mereka. Pengaruh pengumuman itu adalah bahwa sekarang kami tahu mana teman dan mana musuh. Orang-orang baik akan datang ke sisi kami dan orang tidak baik akan pergi.

Banyak, mungkin sebagian besar, rakyat Suriah tidak satu pandangan kalian. Apakah Anda peduli?

Akan sangat bagus jika rakyat Suriah dengan kami tapi orang-orang kafir tidak penting. (Nabi) Ibrahim dan Sarah menghadapi semua orang kafir, misalnya, tetapi mereka melakukan hal yang benar. Jumlah bagi kami bukan masalah.

Kelompok pemberontak lain yang mana yang bisa diterima oleh kalian? Ahrar al-Sham, kelompok Salafi yang lain, mengkritik hubungan kalian dengan al-Qaeda.

Saya pikir hanya 5% dari batalyon-batalyon yang menentang visi Islam. Ahrar al-Sham adalah campuran Islamis dan orang-orang yang suka Allah sehingga kita tidak yakin tentang visi mereka. Kami sangat jelas seperti Nabi, saw, yang membuat kami sangat jelas. Kelompok lain memiliki keyakinan yang baik tetapi kami adalah satu-satunya berkomitmen.

Apakah perbedaan mengakibatkan bentrokan, seperti yang telah terjadi di beberapa tempat? Dan bagaimana kalian akan bereaksi jika negara-negara Barat memutuskan untuk mempersenjatai kelompok pemberontak lain?

Jika senjata-senjata itu mencapai orang-orang yang akan melawan Assad dan Hizbullah tidak apa-apa. Jika mereka menggunakannya untuk melawan kita, maka itu masalah. Kami akan menghindari pertempuran [kelompok lain] jika kami bisa. Barat ingin merusak Suriah.

Seberapa sulit untuk menjadi anggota Jabhat al-Nusra?

Kami memeriksa mereka yang ingin bergabung. Pertama, Anda harus setia kepada gagasan Jabhat al-Nusra. Kedua, Anda harus mendapatkan rekomendasi [dari seseorang dalam organisasi]. Ketiga, Anda pergi ke sebuah kamp untuk dididik dan berlatih, dan mengambil sumpah kesetiaan kepada amir [pimpinan kelompok].

Apakah Anda berencana untuk melaksanakan operasi terhadap Barat di masa depan?

Tidak ada persahabatan permanen dan tidak ada musuh permanen. Kami akan melakukan apa saja untuk kepentingan umat Islam. Tugas pertama kami adalah untuk melawan orang-orang kafir di antara kita di sini, di negeri-negeri Muslim yang diduduki. Tugas berikutnya akan diputuskan nanti.

Apakah Anda memiliki kontak dengan rezim Suriah?

Jika untuk kepentingan kaum muslimin, seperti untuk gas atau air, maka kami tidak punya masalah. Hal-hal ini ditangani amir.

Keberadaan kalian membantu rezim yang sudah lama berusaha menggambarkan oposisi sebagai ekstremis. Apa pendapat Anda tentang itu?

Rezim mungkin mendapat keuntungan tetapi pada akhirnya kami akan menunjukkan semua manusia, orang Suriah dan yang lainnya, jalannya, dan Islam yang sebenarnya.

Apa pandangan Anda tentang wanita?

Wanita dalam Islam memiliki peran khusus. Dia dihormati sebagai seorang istri, saudara perempuan, ibu, anak perempuan. Dia adalah permata kita yang harus dijaga dan dirawat. Di Barat mereka memberi wanita kebebasan tetapi mereka memanfaatkan mereka dan tidak menghormati mereka. Wanita untuk digunakan dalam iklan. Kami tidak memiliki masalah dengan wanita bekerja sesuai dengan pikiran dan tubuhnya. Tapi tidak pekerjaan yang mempermalukan. Perhiasan tidak apa-apa pada perempuan, tetapi tidak pada laki-laki, dan tidak terlalu banyak. Make up harus hanya untuk suami Anda. Anda dapat memakai pakaian berwarna dan menunjukkan wajah Anda. [Orang yang lebih tua tidak setuju, mengatakan perempuan harus menutupi wajah dan tangan mereka.]

Bukankah pria juga harus menutupi (aurat) untuk menghindari wanita melihat suami-orang lain?

Perempuan kami mengajukan pertanyaan yang sama. Beberapa pria tidak bisa mengendalikan diri dan wanita adalah sumbernya. Ini lebih mudah untuk mencegah pelecehan. Peran pria adalah pergi keluar dan bekerja. Otak pria lebih besar dari wanita -yang terbukti secara ilmiah. Otak Pria memiliki area yang berbeda untuk berbicara dan berpikir, tapi perempuan tidak itulah sebabnya wanita mengatakan apa yang mereka pikirkan.

Bagaimana jika penafsiran Anda Alquran yang salah?

Ada dua jenis ayat. Pertama, yang stabil dan tidak berubah, seperti kerudung kepala. Kedua, yang di mana orang bisa berbeda, seperti aturan mengharuskan wudhu setelah menyentuh seorang wanita. Apakah itu berarti menyentuh kulitnya atau berhubungan? Pendapat bisa berbeda.

Apakah Anda mempertimbangkan Islamis terlalu radikal, seperti Taliban, misalnya?

Ada orang berkomitmen untuk Islam dan ada yang jauh dari itu. Berkomitmen itu bukan terlalu radikal. Kami belum bertemu siapa pun dari Taliban, tapi mereka tampaknya Muslim yang baik karena mereka membela agama mereka dan (melawan) pendudukan, mereka menendang keluar musuh dan menerapkan syariah.

Apakah Anda mempelajari agama?

Aku miskin tapi aku membaca Alkitab, dan banyak buku Yahudi dan Islam. Kepala dan hati saya mengatakan kepada saya untuk menerima Al Qur'an dan Sunnah [teks-teks keagamaan yang menyertainya]. Islam berbeda karena memiliki pandangan hidup yang lengkap, masyarakat, politik, ekonomi- Ia adalah sistem yang lengkap.

Kami mendengar ada perpecahan di dalam Jabhat al-Nusra tentang hubungan kalian dengan al-Qaeda. Apakah Anda tidak setuju tentang itu atau hal-hal lainnya?

Ada perbedaan kecil, tetapi ketika kami memberikan loyalitas, kami taat.

Diterjemahkan dari
http://www.economist.com/blogs/pomegranate/2013/05/syrias-fighters-0

Rabu, 20 Juni 2012

detikNews : Ical Soal Korban Lapindo Jalan Kaki ke Jakarta: Capek Dong

http://news.detik.com/read/2012/06/18/173207/1944293/10/soal-korban-lapindo-jalan-kaki-ke-jakarta-ical-capek-dong?9911012
Jakarta Warga korban lumpur Lapindo peta terdampak terus memperjuangkan hak-haknya seperti pembayaran sisa ganti. Salah satu cara yang dilakukan, 2 perwakilan warga menggelar aksi jalan kaki dari Porong menuju Jakarta, Kamis (14/6/2012). Apa komentar Aburizal Bakrie, pemilik grup Bakrie di mana PT Lapindo Brantas bernaung?

"Tidak ada korban Lapindo, korban lumpur Lapindo. Kan Lapindo dinyatakan tidak bersalah oleh MA (Mahkamah Agung)," kata Aburizal Bakrie mengkoreksi ketika ditanya komentarnya mengenai korban lumpur Lapindo yang berjalan kaki ke Jakarta.

Hal itu disampaikan Ical, panggilan akrabnya sebelum pembukaan acara Muktamar Luar Biasa 'Satuan Karya Ulama Indonesia' di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (18/6/2012).

"Pak itu jalan kaki lho korban lumpur Lapindo?" cecar wartawan.

"Capek dong," jawab Ical yang lantas ngeloyor ke dalam kantor DPP Golkar.

Sebelumnya diberitakan 2 perwakilan warga korban lumpur Lapindo menggelar aksi jalan kaki dari Porong menuju Jakarta, Kamis (14/6/2012). Kedua orang itu, yakni Hari Suwandi (44) warga Desa Kedungbendo RT 8 RW 3 Kecamatan Tanggulangin Sidoarjo. Hari yang berjalan kaki ini, akan mendapat pengawalan dari rekannya Harsowiyono alias Kopral (42) asal Desa Jatirejo RT 5 RW 1 Kecamatan Porong, Sidoarjo, yang mengendarai sepeda motor.

Kedua orang ini berangkat dari titik depan pos pantau BPLS Desa Siring, Porong Sidoarjo.
Sebelum berangkat menuju ke Wisma Bakrie dan Istana Negara Merdeka di Jakarta, Hari Suwandi melakukan sungkem dan sujud sungkur di depan orang tuanya, Paini (61). Kemudian, berpamitan ke istrinya Sribati (42) di atas tanggul.

Selain puluhan warga korban lumpur, ada seorang anggota DPR RI Komisi XI dari dapil Surabaya-Sidoarjo, Indah Kurnia, yang juga ikut melepas Hari yang dikawal Harsowiyono.

Usai dilepas, kedua orang ini berjalan menuju ke arah Sidoarjo menuju ke Surabaya, sambil memakai pakaian adat jawa dan memakai spanduk di depan bertuliskan: 'Korban Lapindo Perpres No 14 Tahun 2007 menuntut dan mencari keadilan, penyelesaian haknya Jalan Kaki Porong-Jakarta'.

"Saatnya hari ini kita berjihad dan berjuang menuntut hak kita sebagai korban lumpur Lapindo agar sissa pembayaran ganti rugi segera dilunasi dan agar tahu selain penanggungjawab lumpur Lapindo, Aburizal Bakrie, pemerintah sendiri juga mendukung aspirasi dari warga korban lumpur dalam peta terdampak," jelas Hari sambil berharap kedatangannya nanti bisa diterima Aburizal Bakrie maupun Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.


(nwk/mad)





_________________________________________________

http://korbanlumpur.info/berita/sosial/825-81-korban-alami-gangguan-paru-.html

81% Korban Alami Gangguan Paru


SIDOARJO– Ini fakta baru tentang derita korban semburan Lumpur Lapindo. Sedikitnya 81% warga korban lumpur yang tinggal di Desa Besuki Timur, Mindi, Jatirejo Barat mengalami gangguan paru-paru sehingga sesak napas.

”Pemerintah memiliki data ini. Tapi mereka hanya menyebutnya infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) saja.Padahal,gangguan ini sangat dirasakan warga korban lumpur,” kata Yuliani, pendamping korban semburan Lumpur Lapindo dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Indonesia, yang dihubungi tadi malam.

Menurut Yuliani,jika dipersentasekan, 81% warga korban mengalami restriksi paru-paru, 9,4% mengalami obstruksi paru-paru,dan sisanya normal. Selain sesak napas,warga korban Lumpur juga mengalami kesemutan dan penurunan kekebalan tubuh.”Pada 2005 yang diderita korban lumpur masih ISPA, tapi kini sudah bertambah parah,” tandas Yuliani.

Korban lumpur Lapindo yang mengalami gangguan pernapasan, kesemutan, dan penurunan kekebalan tubuh ini tersebar di empat desa. Data SINDO menyebutkan, di Desa Besuki Timur terdapat 315 keluarga, Desa Mindi 289 keluarga, Jatirejo Barat 295 keluarga, dan Siring Barat 330 keluarga. Jumlah penderita gangguan kesehatan ini bisa bertambah. Hasil penelitian terbaru menunjukkan, kandungan logam berat dan timbal juga naik puluhan kali lipat.Jika kondisi ini dibiarkan, warga korban lumpur bisa terserang kanker.

” Daya tahan tubuh korban lumpur turun. Saya pernah mencoba bertahan sebulan di sana, dan hasilnya, saya langsung drop,masuk rumah sakit,” tandasYuliani. Sementara itu Ketua Fraksi PKB DPR Marwan Ja’far meminta PT Minarak Lapindo Jaya (MLJ) segera menyelesaikan hak-hak korban lumpur Lapindo Sidoarjo yang belum mendapat pelunasan ganti rugi.Menurut dia penanganan korban Lapindo harus diperhatikan secara serius karena telah berdampak pada masalah sosial dan kesehatan.

“Yang penting sekarang bagaimana masyarakat yang terkena semburan Lapindo hakhaknya terpenuhi semua. Harus diperhatikan dalam bentuk nyata, bukan sekadar retorika saja,”kata Marwan. Menurut Marwan, penanganan korban lumpur Lapindo berjalan sangat lambat.Padahal masyarakat sudah menderita cukup lama menanti penyelesaian dari pihak perusahaan. “Kita butuh penyelesaian segera karena dampaknya signifikan sekali.

Baik itu dampak sosial, ekonomi maupun pendidikan. Memang ada Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) yang anggarannya dari APBN.Tapi sekarang kan lagi ada gugatan ke MK, jadi kita tunggu saja hasilnya,” kata dia. Direktur Pusat Studi Sosial Politik (Puspol) Indonesia Ubedilah Badrun meminta penanganan korban lumpur Lapindo Sidoarjo yang dibebankan ke pemerintah melalui APBN-P 2012 sama dengan merampok uang negara.Itu artinya perusahaan Bakrie menyalahgunakan uang rakyat untuk kepentingan perusahaan.

“Menggunakan uang APBNP 2012 untuk membiayai korban Lapindo sama dengan merampok uang negara dan itu artinya juga merampok uang rakyat,”katanya. Menurut dia, penanganan korban lumpur Lapindo yang dibebankan kepada pemerintah melalui APBNP tahun 2012 juga merupakan bukti politik transaksional elite politik. Ubed menjelaskan, meluapnya lumpur Lapindo sebenarnya murni kesalahan manusia (human error) dari pihak pengebor.

Itu sebabnya seluruh pembiayaan meluapnya lumpur yang menenggelamkan ribuan rumah menjadi tanggung jawab perusahaan Bakrie. Menurut dia, kesepakatan melalui politik transaksional antara Partai Golkar dengan Partai Demokrat yang menghasilkan penanganan pembiayaan korban Lapindo masuk APBN-P 2012 menunjukkan bahwa pemerintahan SBY-Boediono lemah.“Fenomena tersebut juga menunjukkan pemerintahan SBY lemah dan mudah ditekan oleh pengusaha,” katanya.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Yudi Widiana Adia mengatakan, pasal tambahan dalam APBN-P tersebut tidak dibahas mendetail di Banggar DPR dan tiba-tiba muncul untuk kemudian disahkan. “Dalam pembahasan RUU APBN-P 2012, Banggar DPR memang tidak sempat menyoroti Pasal 18. Pasal tersebut muncul begitu saja.

Tidak ada pembahasan mendalam di Banggar. Anggaran Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) di postur tidak terlihat,tapi muncul saat perumusan RUU APBN-P 2012,”ungkapnya. Menurut dia, pembahasan pasal anggaran tersebut lebih banyak dilakukan oleh tim perumus di Banggar. Pihaknya sendiri menyayangkan hal tersebut karena seharusnya keputusan BPLS terkait dengan rekomendasi Komisi V DPR yang membidangi infrastruktur.

Sementara itu,skema pembayaran ganti rugi korban lumpur Lapindo oleh PT Minarak Lapindo Jaya yang dilakukan mulai 16 Juni lalu dinilai tidak jelas. Pasalnya masih banyak korban lumpur yang belum mendapat pelunasan ganti rugi meski nilainya di bawah Rp40 juta.Vice President PT Minarak Lapindo Jaya Andi Darussalam melalui pesan singkatnya menyatakan tidak berkenan untuk diwawancarai. “Biarkan Minarak bekerja melakukan pembayaran ganti rugi sesuai dengan kewajibannya,” jelas Andi. (abdul rouf/ edi purwanto /nurul huda)

(c) seputar-indonesia.com

Rabu, 30 Mei 2012

Hasyim Muzadi Sayangkan Tuduhan Intoleransi Agama | Republika Online

http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/05/30/m4tosb-hasyim-muzadi-sayangkan-tuduhan-intoleransi-agama
Hasyim Muzadi Sayangkan Tuduhan Intoleransi Agama
KH Hasyim Muzadi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Presiden World Conference on Religions for Peace (WCRP) KH Hasyim Muzadi menyayangkan penilaian sejumlah delegasi negara anggota Dewan HAM PBB yang menyebut Indonesia intoleransi dalam beragama dalam sidang tinjauan periodik universal II (Universal Periodic Review - UPR) di Jenewa, Swiss.

"Selaku Pesiden WCRP, saya sangat menyayangkan tuduhan intoleransi agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu pasti karena laporan dari dalam negeri Indonesia," kata Hasyim di Jakarta, Rabu (30/5).

Padahal, Indonesia, yang berpenduduk mayoritas Muslim, diakuinya, memiliki tingkat toleransi beragama yang tinggi.

"Selama berkeliling dunia, saya belum menemukan negara Muslim mana pun yang setoleran Indonesia," kata Hasyim.

Bahkan, menurut Hasyim, Indonesia juga memiliki toleransi beragama yang lebih baik dibanding sejumlah negara di Eropa. Ia lantas membandingkan dengan Swiss yang sampai sekarang tidak memperbolehkan pendirian menara masjid, juga Prancis yang masih mempersoalkan jilbab.

Hasyim yang juga Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) itu mempertanyakan ukuran intoleransi beragama yang dituduhkan oleh peserta sidang tersebut.

Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah Ahmadiyah, kata Hasyim, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan "stempel" Islam dan berorientasi politik Barat.

"Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam Indonesia," katanya. Kasus GKI Yasmin Bogor, lanjut Hasyim, juga tidak bisa dijadikan ukuran Indonesia tidak toleran dalam beragama.

"Saya berkali kali ke sana, namun tampaknya mereka tidak ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional dan dunia untuk kepentingan daripada masalahnya selesai," katanya.

Lebih lanjut Hasyim mengatakan, sulitnya pendirian tempat ibadah baru juga bukan ukuran bagi toleransi beragama karena persoalannya lebih pada persoalan lingkungan.

"Di Jawa pendirian gereja sulit, tapi di Kupang pendirian masjid juga sangat sulit .Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu melakukan mediasi," katanya.

Redaktur: Yudha Manggala P Putra
Sumber: Antara

Selasa, 31 Januari 2012

Kisah Tukang Sampah Indonesia di Stasiun Televisi Inggris - Yahoo!

http://id.berita.yahoo.com/kisah-tukang-sampah-indonesia-di-stasiun-televisi-inggris-024033143.html

London (ANTARA) -Laporan mengenai kisah tukang sampah Jakarta yang disebut sebagai kota dengan pertumbuhan kota yang cukup pesat di dunia ditayangkan stasiun televisi Inggris BBC2, Minggu malam.

Laporan wartawan BBC London berjudul "Toughest Place to be a binman," membandingkan tukang sampah di London dan Jakarta menarik perhatian masyarakat Indonesia tidak saja di Inggris tetapi juga di Brussel,dan Amerika Serikat yang bisa menyaksikan tayangan tersebut melalui BBC Iplayer.

Selama satu jam laporan mengenai kisah Imam, tukang sampah di Jakarta yang bekerja mengumpulkan sampah setiap harinya dengan gerobaknya sementara diawal tayangan, tukang sampah dari Inggris Wilbur Ramirez mengunakan truk dan bekerja dengan dua rekannya.

Dalam laporan mendalamnya itu, BBC London membandingkan bagaimana kerja tukang sampah yang dikenal dengan binman di Inggris dengan tukang sampah di Jakarta yang sangat jauh berbeda dilihat dari berbagai segi bahkan kesehatan dan keselamatan.

Bahkan Wilbur Ramirez, ayah dua anak itu pun hidup bersama Imam dan keluarganya di perkampungan miskin ditengah tengah kehidupan kota Jakarta yang kaya dan sangat timpang antara yang kaya dan miskin.

Wilbur Ramirez, selama 10 hari, mengikuti Imam bekerja mengumpulkan sampah di kota yang disebutkan sebagai kota yang padat penduduk dan sampah menjadi masalah besar.

"Kamu bekerja dengan siapa saja," tanya London binman Wilbur Ramirez kepada Imam yang dijawab ia bekerja sendiri mengumpulkan sampah dari rumah ke rumah.

Menangis


Melihat kehidupan Iman, ternyata Wilbur seringkali merasa terharu dan bahkan meneteskan air mata, mana mungkin dengan gaji yang tidak seberapa Imam dapat hidup bersama anak dan istrinya meskipun mereka sama-sama bekerja sebagai tukang sampah selama lima tahun .

Zulindatando Berry Natalegawa menulis di laman facebook nya menulis "sediiiiiih banget liat acara di BBC 2 di London hari ini acara seorang bin man London ke Jakarta berbagi pengalaman".

"Sangat memalukan sekali kota Jakarta ternyata sangat kotor dan masih terbelakang sekali cara kerjanya," ujar istri Berry Natalegawa, kakak Menlu Marty Natalegawa.

Menurut Linda, demikian Zulindatando Berry Natalegawa, biasa disapa seharusnya para pejabat malu menyaksikan acara yang menjadi perhatian masyarakat di Inggris.

"Apa enggak malu? malah wakil rakyat seenak enaknya ambil uang rakyat apa lagi pemimpin Negara yang tidak peduli sangat memalukan, semoga Allah bukakan mata dan telinga para pemimpin negara ini," ujar Linda yang bekerja di Kedutaan Besar Brunei Darussalam di London dan merekam program tersebut dan akan membawa ke Jakarta.

Dalam laporannya disebutkan Wilbur pun ikut mengumpulkan sampah dan bahkan menjajal melakukannya seorang diri dari rumah ke rumah.

"Sampah........," teriak ayah dua anak yang istrinya tidak merasa malu kalau suaminya menjadi tukang sampah.

Wilbur pun tidak dapat membendung air matanya ketika berkisah bagaimana kehidupan Iman dengan keluarganya yang tidak tersentuh oleh pelayanan kesehatan.

Dari dunia kesehatan dan keselamatan sadar pengelolaan limbah Inggris, Wilbur pun merasa takjub bagaimana sampah yang menumpuk di Bantargerbang dan dikerumuni oleh para pemulung tanpa memperhatikan kesehatan dan keselamatan mereka.

"Nangis aku nontonnya.....bukan nangisin tukang sampah Inggris, tetapi rakyat kita yang kerja mengais-ngais sampah," ujar Yanti Hitalessy.

Laporan dari BBC itu pun menjadi bahan diskusi di laman facebook yang antara lain disebut oleh Lies Parish meskipun sama berprofesi sebagai tukang sampah atau binmen namun pekerjaan dan kehidupan mereka sungguh jauh berbeda.

Bahkan London binmen pun sampai menangis menyaksikan bagaimana tukang sampah di Jakarta, ujar Lies Parish yang lebih dari 14 tahun menetap di Inggris.

Hamiyah Panama, ibu Amelie yang pernah menetap di Inggris dan kini tinggal di Brussel yang juga menyaksikan tayangan tersebut mengakui bahwa acara benar-benar kontras kehidupan di sana, miris.

Begitupun yang ditulis Tjatri Dwimunali yang tinggal di Bristol menulis tukang sampah di Inggris yang ikut bekerja sebagai tukang sampah di Jakarta pun merasa prihatin akan nasib tukang sampah di Jakarta, dan bahkan sering menangis melihat keadaan tukang sampah di Jakarta.

Diakhir laporan Wilbur yang tidak dapat membayangkan perjalanan kehidupan Imam dengan gaji yang tidak seberapa itu menemukan kehidupan Imam yang mendominasi, dan ketidakberdayaannya untuk mengubah keadaannya.

Pada akhirnya setelah Wilbur berbicara dengan ketua RT yang minta agar Imam mendapat kenaikan gaji pun dapat dikabulkan.

Senin, 02 Januari 2012

Orang Islam yang Tak PD dengan ke-Islamannya punya Ganguan Mental - Muslimdaily.net

http://muslimdaily.net/berita/lokal/orang-islam-yang-tak-pd-dengan-ke-islamannya-punya-ganguan-mental.html

Solo, 2/1/2012 – Meski berstatus sebagai Moderator dalam acara Seminar Nasional Kristologi bertajuk “Konspirasi Kristen Terhadap Muslim Indonesia dan Upaya Antisipasinya” hari Ahad 1/1/2012 di gedung Pasca Sarjana lantai 5 Fakultas Psikologi UMS dari jam 09.00 – 12.30 wib, Dr. Yadi Purwanto, Psi. MM. cukup memberikan informasi dan pelajaran yang penting bagi audiens yang hadir dan terkhususu tentunya kepada umat islam.

Disela-sela beliau memimpin seminar, ada beberapa hal yang disampaikan menurut keilmuan yang beliau peroleh tentu sangat penting bagi umat islam dan perlu diingat-ingat betul. Salah satu pernyataan beliau adalah bila ada orang islam yang tidak PD (percaya diri) dengan keislamannya, dalam ilmu Psikologi orang tersebut dikategorikan sebagai orang sakit dan punya gangguan mental.

“Orang islam yang tak PD dengan keislamannya dalam literatur ilmu Psikologi adalah orang yang punya gangguan mental”, Ujar Pak Yadi sapaan akrab beliau.

Lebih lanjut lagi beliau mencontohnya siapa dan apa ciri-ciri orang yang disebut punya gangguan mental adalah Presiden SBY.

“Islam itu sudah mengatur segala aspek kehidupan manusia. Dalam bertemu atau menyapa orang lain kita diajarkan dan diperintahkan untuk mengucap salam, assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh. Tapi coba kita lihat Pak SBY, setelah mengucap salam, dia masih saja mengucap ‘Salam Sejahtera’. Inikan namanya nggak PD dengan keislamannya”, Ungkap beliau.

Beliau juga mengatakan bahwa orang yang seperti itu termasuk orang yang bodoh, sebab islam sudah mengatur tata cara dalam menjalani hidup didunia, tapi masih saja ditambah-tambahi.

“Bila ada pak Polisi disini, harap jangan disalah artikan apa yang tadi saya sampaikan. Saya bukannya menghina Pak SBY, tapi saya hanya menunjukkan kebodohannya”, Tegas Dr. Yadi sapaan akrab lainnya.

Dr. Yadi sendiri merupakan dosen di universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan mengajar ilmu Psikologi di Fakultas Psikologi Pasca Sarjana UMS.

Acara ini sendiri diadakan oleh Jama’ah Masjid Fadhlurrahman (JMF) UMS sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya kasus Kristenisasi yang terus menerus terjadi tanpa ada satupun pejabat pemerintahan daerah/pusat di negeri Indonesia yang mayoritas islam untuk mencegahnya, paling tidak DPR bisa membuat UU untuk menjerat orang yang melakukan Kristenisasi atau Pemurtadan. (bekti Sejati/KRU FAI)

Sabtu, 10 Desember 2011

Sondang, Pelaku Bakar Diri Meninggal Dunia; Benarkah Indonesia Telah Menjadi Bangsa Bebal?

Sondang, Pelaku Bakar Diri Meninggal Dunia

Laporan Wartawan Tribunnews.com Andri Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nyawa pelaku bakar diri di depan Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (10/12/2011) berakhir sudah. Sondang Hutagalung menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 17.45 Wib.

"Sudah meninggal 17.45. Korban masih di dalam," kata Direktur Utama RSCM Akmal Taher saat dihubungi wartawan di Jakarta, Sabtu (10/12/2011).

Ia mengatakan, pihak rumah sakit sempat memberi pertolongan jelang Sondang meninggal dunia. Walau sudah dibantu pernapasan selama 15 menit, nyawa Sondang tetap tak tertolong.

"Sempat ada bantuan pernafasan selama 15 menit," ungkapnya.

Sondang Hutagalung nekat membakar diri tepat di depan Istana Merdeka Jakarta, Rabu, 7 Desember 2011 lalu. Atas aksinya tersebut, Sondang terbaring di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, dengan kondisi kritis. Ia adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno, Jakarta angkatan 2007.

http://www.tribunnews.com/2011/12/10/sondang-pelaku-bakar-diri-meninggal-dunia


Apa Pesan yang Disampaikan dari Aksi Bakar Diri?

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi bunuh diri dengan membakar diri sendiri terjadi di depan Istana Merdeka Jakarta, kemarin sore.  Aksi ini mengundang perhatian publik karena dilakukan depan Istana Merdeka, yang merupakan simbol tertinggi pemerintahan negara republik Indonesia.

Beragam komentar pun muncul. Apalagi terlihat ada unsur kesengajaan dalam aksi bunuh diri.
Aksi bunuh diri semacam ini sangat tren di kalangan Biksu Tibet. Dari sejumlah penelusuran Tribunnews.com, umumnya aksi semacam ini dilakukan Biksu Tibet  dengan membakar dirinya sendiri untuk memprotes kebijakan politik  China.


Aksi semacam ini sudah menjadi ritual dari para Biksu Tibet. Paling mutakhir, adalah aksi para Biksu Tibet yang menyuarakan protes dengan rela membakar dirinya agar Dalai Lama bisa kembali ke Tibet.

Lalu bagaimana dengan aksi bakar diri seorang warga depan Istana Merdeka. Apakah pesan yang disampaikan yang bersangkutan juga sama dengan para biksu itu? Memprotes kebijakan politik penguasa?


Ketua DPP Partai Hanura Yuddy Chrisnandi menjelaskan aksi bakar diri didepan Istana Negara yang merupakan simbol kekuasaan tertinggi Pemerintah RI adalah refleksi frustrasi rakyat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang dinilai tidak membawa perubahan berarti bagi kehidupan rakyat.


"Aksi itu juga menunjukkan hilangnya rasa takut dan hormat kepada Kepala Negara dan aparat-aparatnya yg dianggap tidak berpihak pada penderitaan rakyat," kata Yuddy.

Dia mengatakan dalam keyakinan kalangan tertentu,membakar diri adalah peristiwa sakramen atau lazim disebut sacrifice.

"Itu sebuah pengorbanan tertinggi menyerahkan nyawa sebagai tumbal terjadinya perubahan yang lebih baik untuk menyelamatkan orang banyak," kata Yuddy.

Kata Yuddy, walaupun hanya dilakukan satu orang namun aksi membakar diri didepan Istana Negara mengundang simpati khalayak luas dan menumbuhkan solidaritas yang dapat kian membesar.


Benarkah Indonesia Telah Menjadi Bangsa Bebal
Kamis, 11 Agustus 2011 , 14:02:00 WIB

Laporan: Yayan Sopyani Al Hadi

ILUSTRASI/IST

  

RMOL. Kerusuhan sosial di London, Inggris, dipicu oleh penembakan polisi yang menewaskan Mark Duggan.

Untuk ukuran Indonesia, penembakan dan peristiwa itu pasti dinilai sekedar sebuah peristiwa biasa saja. Dan mungkin juga persitiwa itu tidak akan pernah diliput televisi dan tidak akan menjadi pemicu protes massal.

Revolusi rakyat di Tunisia yang menjatuhkan Presiden Ben Ali dipicu oleh bakar diri tukang sayur bernama M Bouazizi. Bouazizi membakar dirinya sendiri gara-gara jualan sayurnya digerebek polisi Tunisia.

Untuk ukuran Indonesia, sebuah peristiwa seperti yang menimpa Bouazizi, adalah menu sehari-hari yang harus dihadapi pedagang kaki lima. Persitiwa ini juga tak lagi memicu sebuah revolusi.

"Ini jadi bukti betapa hinanya rakyat Indonesia di mata Penguasa dan kebalnya kesadaran serta empati masyarakat atas derita sesamanya. Peristiwa sedramatis dan setragis apapun yang terjadi di negara ini cuma jadi bacaan dan tontonan," kata Koordinator Gerakan Diskusi 77/78, M Hatta Taliwang, kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 11/8).

Kata Hatta, publik memang tersentuh bila melihat perderitaan sesamanya. Namun cuma tersentuh sesaat, lalu dilupakan dan menunggu bacaan atau tontonan yang lebih seru lagi berikutnya.

Padahal peristiwa memilukan terus mendera negeri ini. Sebut saja misalnya, enam anak pasangan Jamhamid dan Siti Sunayah di Jepara yang  tewas karena sarapan tiwul.  Atau kisah tragis bunuh diri yang terus meningkat dalam setahun terakhir ini. Di Jakarta ada 174 yang bunuh diri, di Pacitan ada 16 orang yang bunuh diri, di Sragen ada 19 yang bunuh diri, di Wonogiri ada 22 orang yang bunuh diri.

"Bukankah bunuh diri itu bentuk protes massal kepada pemerintah dan juga kepada sesama manusia? Bahkan sekaligus kepada Tuhan?? Benarkah kita telah jadi bangsa bebal panca inderanya dan kebal nurani?" tanya Hatta. [yan]

Sabtu, 24 September 2011

Wujud Empati bagi Warga Somalia, Restoran di Arab Denda Pelanggan yang Tak Habiskan Makanannya

http://id.berita.yahoo.com/wujud-empati-bagi-warga-somalia-restoran-di-arab-084958202.html

REPUBLIKA.CO.ID, Damam - Restoran di timur provinsi Damam, Arab Saudi memberikan hukuman denda kepada pelanggannya yang tak menghabiskan seluruh makanan di piring mereka. Hal ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap kaum miskin di dunia.

Denda akan disalurkan untuk amal. Pelanggan tidak mempermasalahkan dengan adanya denda ini. "Selama itu untuk amal saya tidak mempermasalahkan gagasan itu," kata seorang pria setelah mengunjungi restoran.

Ia justru berharap seluruh restoran di propinsi ini akan mengikutinya. Pelanggan lain mengaku terkejut dengan kebijakan ini, tapi menurutnya ini adalah sebuah langkah yang cukup bagus untuk mendorong orang lain berbuat baik.

"Ada negara-negara lain yang menderita kelaparan seperti Somalia,dan saya menemukan ide baru ini membantu untuk mendorong kesadaran ekonomi dan sosial, dan untuk mengajar orang untuk mengkonsumsi jumlah makanan yang tepat, ditambah, itu ramah lingkungan”, kata seorang pria Saudi menyuarakan keprihatinan dengan berbagai macam kasus kelaparan yang terjadi di tingkat global.

Menurut sebuah laporan pemerintah Inggris, sebanyak 30 persen makanan di seluruh dunia mungkin akan hilang atau terbuang, sementara perkiraan lain telah menyebutkan angka di sekitar 50 persen makanan yang hilang karena tak habis dimakan.

Selasa, 01 Maret 2011

Ahmad Dhani & Laskar Cintanya ngeroyok orang :D

http://id.omg.yahoo.com/news/ahmad-dhani-dilaporkan-ke-polda-metro-khjx-0000357050.html
Musisi yg getol bicara CINTA, TOLERANSI & PLURALISME di banyak lagunya ternyata juga tdk mau kompromi thd sesuatu yg dia anggap sbg "PRINSIP"? Tapi kok cuma utk belain cewek? Keroyokan pula


SARKASTIK MODE: ON

Kau bisa katakan apapun ttg Agama dan Tuhanku, asal jgn kau singgung aku dan wanitaku.. Gile aje lo, gw orgnya kan toleran dan pluralis.... (LASKAR_CINTA.com) 



INI BERITANYA: :)

Buntut dari kasus penganiayaan yang dilakukan oleh bos Republik Cinta Manajemen (RCM), Ahmad Dhani membuat yang bersangkutan dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Wartawan Global TV, Novyandi Kurniawan melaporkan mantan istri Maia itu, Senin (28/02/2011).

"Betul, ada wartawan Global TV, Novyandi Kurniawan yang melaporkan Ahmad Dhani ke Polda Metro Jaya tadi malam. Kita sudah terima laporannya," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Baharudin Djafar saat dihubungi wartawan, Selasa (01/03).

Dijelaskan oleh Baharudin jika pelaporan yang dilakukan oleh wartawan Global TV karena tindakan Dhani dan anak buahnya saat meliput di depan rumah Mulan Jameela di Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Senin (28/02) lalu.

Pelaporan yang dibuat wartawan Global TV itu dilakukan karena telah terjadi tindak pidana terhadap wartawan dalam melaksanakan tugasnya.

"Kita terima laporan. Selanjutnya perlu penelusuran dan penanganan dari visum, pengeroyokoan, baju sobek. Itu sebagai barang bukti. Nanti kita akan ada pemeriksaan. Sekarang kita merancang pemanggilan saksi rekan dari Global TV, seperti sopir, baru setelah itu Ahmad Dhani ," ujar Baharudin.

Seperti diketahui, dua wartawan Global TV, Syahri Yanni dan Novyandi Kurniawan mengalami kejadian tidak menyenangkan saat meliput di kediaman Dhani. Mereka bermaksud meminta konfirmasi mengenai kabar kehamilan Mulan Jameela. (kpl/adt/dar)


Senin, 07 Februari 2011

Bentrok Terjadi Karena Jamaah Ahmadiyah Bacok Warga

http://www.mediaindonesia.com/read/2011/02/02/201338/123/101/Saksi_Enam_Jamaah_Ahmadiyah_Tewas
PANDEGLANG--MICOM: Sebanyak enam orang anggota Jamaah Ahmadiyah meninggal akibat bentrokan antara jamaah keagamaan itu dengan warga di Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Minggu (6/2) pagi.

"Yang saya lihat ada enam orang yang meninggal, dan seluruhnya dari Jamaah Ahmadiyah," kata Lukman, saksi mata dan juga tokoh masyarakat Cikeusik ketika dikonfirmasi, Minggu (6/2).

Lukmah menjelaskan, seluruh korban tidak diketahui identitasnya karena tak memiliki kartu identitas. Namun seluruhnya berasal dari luar daerah dan merupakan Jamaah Ahmadiyah.

Sementara satu orang warga Desa Umbulan, Sarta, mengalami luka bacok pada lengah kanannya.

"Lengan kanan Sarta hampir putus dibacok oleh anggota Jamaah Ahmadiyah," kata Lukman.

Lukman juga menjelaskan, sebenarnya warga tidak bermaksud melakukan kekerasan. Masyarakat hanya ingin agar Jamaah Ahmadiyah di Cikeusik pimpinan Parman membubarkan diri.

"Warga ingin Ahmadiyah itu membubarkan diri karena sudah dinyatakan sesat oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), tapi permintaan itu abaikan oleh mereka," katanya.

Menurut Lukman, sebelumnya, pada Sabtu malam, puluhan anggota Jamaah Ahmadiyah dari Kota Bogor tiba di Cikeusik dengan menumpang dua kendaraan roda empat, dan menginap di rumah Parman.

Pada Minggu pagi, sekitar seribuan warga dari berbagai daerah, di antaranya berasal dari Kecamatan Cibaliung, Cikeusik, Kabupaten Pandeglang dan Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, mendatangi rumah Parman.

Saat massa tiba, puluhan Jamaah Ahmadiyah yang berada di rumah Parman sudan siap dan mereka membawa berbagai jenis senjata tajam, seperti samurai, parang, dan tombak.

Sesaat kemudian, kata Lukman, salah seorang anggota Jamaah Amhadiyah membacok lengan kanan Sarta hingga nyaris putus.

"Pembacokan inilah yang memicu bentrokan. Warga marah karena melihat lengan kanan Sarta nyaris putus," kata Lukman.


Sebelumnya Kepala Polres Pandeglang AKBP Alex Fauzy Rasyad menjelaskan, penyerangan warga Cikeusik terhadap Jamaah Ahmadiyah dipicu sikap jamaah yang mengeluarkan pernyataan bernada menantang warga setempat.


"Sebenarnya situasinya sudah kondusif, dan masyarakat juga sudah tenang-tenang saja, tapi karena ada pernyataan bernada menantang dari Jamaah Ahmadiyah akhirnya warga terpancing," kata Kapolres ketika dikonfirmasi.

Mengenai adanya korban jiwa dan insiden itu, Kapolres mengaku belum mendapat laporan secara resmi.

"Kalau korban meninggal dunia kita belum tahu, tapi kalau yang mengalami luka berat memang ada empat orang, dan satu di antaranya kondisinya koma. Korban dibawa ke rumah sakit oleh anggota," ujarnya. (Ant/OL-3)

Sabtu, 05 Februari 2011

Imanda Amalia: Itu Hanya Hoax

http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/02/04/brk,20110204-311164,id.html
TEMPO Interaktif, YOGYAKARTA - Imanda Amalia, 24 tahun, mendadak menjadi populer. Ini lantaran namanya disebut sebagai korban tewas dalam peristiwa berdarah di Mesir. Beberapa media televisi telah mewawancarainya, termasuk media Mesir. “Tapi untuk media Mesir karena pakai bahasa Arab jadi terputus,” kata Imanda kepada Tempo, Jumat 4 Februari 2011 dengan nada tenang.

Tak hanya media. Imanda, juga kebanjiran telepon untuk konfirmasi. Termasuk diantaranya United Nations Relief and Works Agency (UNRWA), lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurusi pengungsi, juga mengontak dirinya. “Berita itu hoax, Imanda Amalia itu bukan saya yang mahasiswa UGM,”kata Imanda.

Imanda mengaku berasal dari Mataram. Ia tercatat sebagai mahasiswa S2 manda tercatat sebagai mahasiswa Pascasarjana Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran angkatan 2010.

Lagipula, Imanda mengaku, seseorang yang kebetulan namanya sama dengan identitasnya lebih tua dibanding dirinya. Imanda yang mahasiswa UGM ini masih berumur 24 tahun, berbeda dengan Imanda yang disebut-sebut staf UNWRA, berkewarganegaraan Australia dengan umur 28 tahun. Perempuan kelahiran Mataram, 25 Mei 1987 ini mengaku belum pernah sekalipun menginjakkan kakinya di Mesir.

Kabar menghebohkan itu muncul setelah pesan memilukan itu pertama kali dimunculkan Pumy Kusuma, teman Imanda, lewat akun Facebook Science of Universe. Dalam postingan disebutkan pula, pesan Imanda dalam Blackberry-nya. "Kami terjebak dalam baku tembak.... Ambulans tertembak. Terkena lemparan batu. Belum bisa dievakuasi karena massa makin memanas .... Please, doakan Manda dan kawan-kawan,".

Sejak itu, kabar bahwa ia tewas di tengah baku tembak di Kairo tersebut menjalar cepat di Facebook, Twitter, milis, dan portal-portal berita di Indonesia.

Imanda, disebut-sebut sebagai perempuan asal Indonesia itu--tapi disebut-sebut telah menjadi warga negara Australia--menyerahkan hidupnya untuk mengurus pengungsi di Gaza. Disebutkan pula, Imanda adalah lulusan Universitas Gadjah Mada ini anggota staf United Nations Relief and Works Agency (UNRWA), lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menangani pengungsi, sejak 7 Juli 2010.

Akibat kabar itu, sepanjang Kamis kemarin, Kementerian Luar Negeri dibuat sibuk untuk mencari kebenaran soal Imanda Amalia. Namun informasi tak jua berbuah hasil.

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan, tak ada warga negara Indonesia di Kairo atas nama Imanda Amalia. Pun juga tak ada WNI yang jadi korban meninggal di Kairo. Marty juga mengaku berupaya melakukan verifikasi kepada kantor UNRWA di Amman Yordania dan Newyork, Amerika Serikat. Namun mereka menyebutkan tidak staf UNRWA atas nama Imanda.

Marty menegaskan, namun pemerintah akan terus berupaya mencari informasi yang pasti. Sehingga tidak terjadi simpang siur dimasyarakat. Hingga saat ini pemerintah belum mendapatkan aduan soal adanya keluarga di dalam negeri yang kehilangan anggota keluarganya, bernama Imanda Amalia.

Imanda mengaku mengetahui kehebohan ini setelah Ustadnya di Pondok Assalam menelpon dan menanyakan dirinya. “Apakah saya baik-baik saja,”katanya.

Ustad itu menurut pengakuan Imanda mendapat kontak dari reporter televisi swasta menanyakan kebenaran Imanda Amalia. Lantaran belum pernah menginjakkan kakinya di Mesir, maka Imanda mengatakan identitas itu salah. Lagipula foto yang terpasang di akun facebook juga bukan dirinya. “Jelas wajahnya bukan saya,”katanya.

Imanda mengaku tidak sedikitpun cemas atau takut setelah kabar menghebohkan. Adapun keluarganya hanya tertawa dengan kabar simpang siur ini. “Karena mereka tahu saya di Jogja dan baik-baik saja,”katanya.

BERNADA RURIT

Rabu, 02 Februari 2011

WNI Tewas di Mesir- Inilah Pesan Terakhir Imanda Amalia

http://news.okezone.com/read/2011/02/03/337/420983/inilah-pesan-terakhir-imanda-amalia
Kamis, 3 Februari 2011 - 12:20 wib
TB Ardi Januar - Okezone


Facebook

JAKARTA - Tragedi revolusi di Mesir akhirnya menewaskan seorang Warga Negara Indonesia atas nama Imanda Amalia.
Sebelum dikabarkan tewas, Imanda sebelumnya pernah mengirimkan sebuah pesan melalui Blackberry Messenger (BBM). Berikut isi BBM Imanda yang dilansir dari Facebook milik Science Of Universiti, Kamis (3/2/2011).

Doakan Manda,

Kami terjebak dalam baku tembak
Ambulance tertembak
Terkena lemparan batu
Blom bisa dievakuasi karena massa makin memanas

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait berita ini.
(teb)

*UPDATE: Berita ini masih simpang siur, belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

Minggu, 09 Januari 2011

detik Finance : Koalisi Anti Utang: Sampai Tujuh Turunan RI Sulit Lunasi Utang

http://www.detikfinance.com/read/2011/01/09/180342/1542664/4/koalisi-anti-utang-sampai-tujuh-turunan-ri-sulit-lunasi-utang?hlight
Jakarta - Jumlah utang Indonesia terus bertambah, membuat tak seorang pun yang bisa memprediksi kapan Indonesia bisa melunasi utang-utangnya. Terlebih lagi jumlah utang yang dibayarkan dengan jumlah utang baru relatif sama-sama besar.

"Saya rasa tidak ada yang bisa memprediksi kapan negara bisa melunasi utangnya jika tidak ada tindakan untuk mengurangi utang. Bayar besar, utang juga besar. Sampai tujuh turunan saya-pun kalau kondisi seperti ini terus berlangsung, negara tidak akan bisa melunasi utangnya," ungkap Ketua Koalisi Anti Utang Dani Setiawan ketika dihubungi detikFinance, Minggu (9/1/2011).

Menurut Dani, ada beberapa langkah yang bisa diambil oleh pemerintah untuk mengurangi utang negara. Salah satunya adalah dengan meng-audit jumlah utang negara. Ia menambahkan bahwa harus ada audit terhadap proyek-proyek dari utang sehingga ada upaya negosisasi untuk penghapusan utang.

Hal ini dikarenakan ada beberapa utang yang digunakan untuk melaksanakan proyek, namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan. Setelah ada penghapusan utang, bisa dilakukan relokasi dana, misalnya untuk subsidi pendidikan. Melalui subsidi-subsidi tersebut, maka akan bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

Dani juga mengungkapkan bahwa jika dihitung, penambahan nominal pada 2009-2010 utang negara bertambah sebanyak Rp 65-75 Triliun dan tahun 2011 bisa bertambah lagi jumlahnya. Kondisi seperti ini akan terjadi karena pemerintah mengandalkan penerbitan surat berharga yang jumlahnya besar. Hal ini dinilai sama dengan membunuh perekonomian rakyat.

Di dalam APBN 2011, pembayaran utang negara (cicilan pokok+bunga utang) meningkat menjadi Rp 247 triliun, naik Rp 10 triliun bila dibandingkan 2010. Pembayaran utang tersebut menyerap pendapatan negara yang seharusnya digunakan untuk rakyat, misalnya saja untuk anggaran subsidi pendidikan dan bahan bakar minyak (BBM).

"Secara langsung maupun tidak langsung, maka akan membunuh rakyat. Hal ini dikarenakan tanggungan beban akan dilimpahkan kepada rakyat melalui pengurangan subsidi dan beban pajak. Contohnya saja adalah pengapusan subsidi BBM," ungkap Dani.

Menurut sudut pandang Dani, pemerintah saat ini mempunyai dua kebijakan untuk mengurangi utang yang justru menambah beban rakyat. Pertama adalah dengan menarik utang-utang baru yang digunakan untuk membayar utang lama dan mengurangi alokasi-alokasi yang dianggap membebani pemerintah.

"Kebijakan seperti ini harus ditolak karena akan semakin membebani rakyat. Dengan adanya utang itu, pemerintah tidak mempunyai kekuatan untuk melindungi rakyat," pungkasnya.

Berdasarkan data Utang Luar Indonesia yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI), tercatat hingga September 2010, utang Indonesia mencapai US$ 194,349 miliar (setara Rp 1.755 triliun dengan kurs Rp 9000 per dollar AS). Utang tersebut merupakan utang pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan swasta. Dari jumlah itu, utang terbesar berasal Jepang dan Amerika Serikat (AS).

(nin/hen)

Minggu, 05 Desember 2010

Ini Dokumen Tentang Indonesia yang Dibocorkan Wikileaks

http://www.metrotvnews.com/metromain/newscat/polkam/2010/12/03/35835/Ini-Dokumen-Tentang-Indonesia-yang-Dibocorkan
Metrotvnews.com, Jakarta: WikiLeaks, situs peniup peluit, memiliki sebanyak 3.059 dokumen rahasia Amerika Serikat yang terkait Indonesia. Dokumen itu merupakan semacam laporan diplomatik yang dikirim dari Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta dan Konsulat Jenderal AS di Surabaya. Situs Wikileaks berjanji akan mempublikasi dokumen itu secara bertahap.

WikiLeaks mulai menepati janjinya. Tiga buah dokumen mengenai Indonesia sudah dirilis. Dokumen itu dibuat dalam bentuk Congressional Research Service (CSR), lembaga think tank Kongres AS. Dokumen CRS ini biasanya menjadi dasar bagi Senat dan DPR AS dalam mengambil kebijakan. Berikut isi dokumen tersebut:

Masalah Timor Timur
CRS Report RS20332
East Timor Crisis: US Policy and Options
5 November 1999

*Pemerintahan Presiden Bill Clinton menekan RI agar menerima kehadiran pasukan perdamaian internasional di Timor Timur usai jajak pendapat 1999.

*Menghentikan kerja sama militer AS dan Indonesia dan mengancam sanksi lebih keras bila tak mau bekerja sama, mengendalikan milisi, dan memulangkan 200 ribu pengungsi Timor Timur.

*Mendukung keputusan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia menghentikan bantuan mereka untuk Indonesia.

* Bantuan yang dihapus untuk tahun 2000 antara lain bantuan ekonomi 75 juta dolar AS, Economic Support Funds 5 juta dolar AS dan IMET 400 ribu dolar

Tentang Pemilu 2004
CRS Report RS21874 Analyst in Southeast and South
Asian Affairs 20 Mei 2005

*SBY disebut the thinking general

*Bila Wiranto jadi presiden, hubungan RI dan AS akan sangat rumit karena Kongres AS menaruh perhatian besar pada isu pelanggaran hak asasi manusia di Timor Timur.

*Suksesnya Pemilu 2004 meneguhkan dominasi partai sekuler, yaitu Golkar, PDIP, dan Partai Demokrat.

Pelatihan Kopassus
Dokumen Joint Combined Exchange Training (JCET) and Human Rights Background and Issues for Congress
26 Januari 1999

*Sejak 1992, Kongres AS memutus program Pelatihan dan Pendidikan Militer Internasional (IMET) untuk Indonesia setelah tragedi Santa Cruz.

* Namun, di bawah program JCET Departemen Pertahanan yang di setujui oleh Departemen Luar Negeri, pasukan Baret Hijau AS melatih 60 anggota pasukan khusus TNI di Indonesia yang sebagian besar Kopassus. JCET berdalih pelatihan murni militer meskipun kurikulum latihan perang kota berjudul ‘crowd control’.

*April 1998, anggota Kongres AS menyurati Menteri Pertahanan Cohen Evans yang menyebut program JCET mengakali larangan Kongres. JCET dihentikan 8 Mei 1998.

(Sumber: WikiLeaks, Congressional Research Service/DOR)

Wikileaks: Pasukan AS Memperkosa, Memenggal dan Juga Menembak Wanita Hamil di Irak

http://www.eramuslim.com/berita/dunia/wikileaks-pasukan-asing-memperkosa-memenggal-kepala-dan-juga-menembak-wanita-hamil.htm

Pasukan AS Memperkosa, Memenggal dan Juga Menembak Wanita Hamil di Irak

Selasa, 26/10/2010 07:56 WIB | email | print | share


Pembocoran ratusan ribu dokumen rahasia perang Irak mengungkap fakta-fakta sadis perilaku tentara AS terhadap warga Irak, dan salah satunya yang seperti ini.

Sebuah dokumen rahasia perang Irak yang dikeluarkan oleh situs Wikileaks whistleblower menggambarkan penembakan seorang wanita hamil Irak dan seorang anak oleh tentara pimpinan AS.

Dokumen militer rahasia ini mengungkapkan bahwa tentara pimpinan Amerika menembak seorang anak remaja di sekitar kota Irak tengah Iskandariyah pada bulan Maret 2004, sementara patroli berlangsung di wilayah tersebut.

Namun, pasukan pimpinan Amerika ditemukan juga, mereka menargetkan serangan terhadap wanita hamil dan anak kecil yang beranjak remaja.

Wanita hamil dan remaja Irak tersebut menderita luka-luka, namun remaja yang diserang tentara AS tersebut itu tidak mampu bertahan dan akhirnya meninggal.

Menurut dokumen itu, laporan kejadian tersebut tidak terungkap kepermukaan setelah kejadian berlangsung.

Pada dokumen lain, terungkap juga sejumlah besar kebrutalan tentara AS terhadap warga sipil Irak dan anak-anak, satu dokumen menceritakan pemerkosaan seorang gadis Irak oleh pasukan asing pimpinan AS.

Menurut dokumen itu, seorang prajurit dari pimpinan AS memperkosa seorang gadis Irak kecil pada tahun 2007 namun tidak dihukum atas tindakan kekerasannya tersebut.

Tentara itu hanya memberitahu bahwa seorang pria Irak telah bermaksud untuk membunuh dirinya karena pemerkosaan tersebut. Pria Irak itu tidak terima saudarinya diperkosa oleh tentara pendudukan asing

Tentara AS kemudian menahan pria tersebut kemudian memenggal kepalanya. Setelah sebelumnya dilaporkan pria Irak itu membunuh seorang pejabat militer pasukan pendudukan sebagai pembalasan atas perbuatan tidak senonoh pasukan pendudukan terhadap saudarinya yang diperkosa.

Dokumen rahasia yang terungkap ini adalah bagian dari hampir 400.000 laporan yang diklasifikasikan terkait tentang perang pimpinan AS di Irak yang baru-baru ini diterbitkan oleh WikiLeaks.

Tanggal dokumen rahasia tersebut dari Januari 2004 hingga akhir tahun 2009.

Dokumen diklasifikasikan ini telah menumpahkan cahaya atas serentetan kejahatan dan pelanggaran yang dilakukan di Irak selama beberapa tahun terakhir, termasuk pembunuhan dan penganiayaan.

AS menyerang Irak pada tahun 2003 dengan dalih Irak memiliki senjata pemusnah massal, namun senjata tersebut tidak pernah ditemukan.

Link berikut mengarah ke asli dokumen WikiLeaks:

(fq/prtv)

Selasa, 12 Oktober 2010

Ironis!! Nenek 60 Tahun Dibui dengan Tuduhan Mencuri Sop Buntut Basi

http://www.voa-islam.com/news/indonesia/2010/10/12/10838/ironis-dituduh-mencuri-sop-buntut-kadaluars
Ironis!! Nenek 60 Tahun Dibui dengan Tuduhan Mencuri Sop Buntut Basi



Tangerang (voa-islam.com) - Adalah Rasminah Binti Rawan (60), warga Gang Damai, Sawah Lama, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang terpaksa mendekam di penjara, lantaran dituding mencuri piring dan sop buntut di kulkas majikannya, Siti Aisyah Margarose Soekarno Putri.

Akibat perbuatannya itu, Rasminah dituntut Pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman lima tahun penjara. Hingga kini, Rasminah sudah mendekam tiga bulan di tahanan Lembaga Permasyarakatan (LP) Wanita Tangerang.

Sebelum mendekam di tahanan LP Wanita Tangerang, Jalan Moh Yamin, Rasminah, sempat mendekam selama dua bulan tiga hari di tahanan Polsek Metro Ciputat.

"Ceritanya pada 5 Juni lalu sekira pukul 23.00 WIB, saya pulang ke rumah karena sedang menderita sakit. Saat itu, hujan sangat lebat dan di rumah mati lampu. Lalu saya disuruh pulang ke rumah majikan saya untuk memasang lilin. Karena cuaca yang sangat buruk akhirnya saya datang terlambat, jam 01.00 WIB lalu dimarahi," tutur Rasminah di LP Wanita Tangerang, Selasa (12/10/2010).

Merasa sakit hati terus dimarahi majikan, Rasinah bermaksud mengundurkan diri dengan menyerahkan kunci rumah yang dipegangnya, dan kembali pulang ke rumah kontrakannya. Majikan yang kesal lalu mendatangi Rasinah di rumah kontrakannya dan melakukan pemeriksaan terhadap seisi rumah.

"Bunda (panggilan akrab Rose), suami dan anaknya menggeledah seisi rumah saya. Mereka datang bersama seorang Satpam sambil mengakui semua barang yang ada dalam rumah saya sebagai miliknya. Barang-barang yang diakui miliknya adalah enam piring, satu sop buntut sapi yang sudah kedaluarsa dan beberapa pakaian bekas," terangnya dengan mata berkaca-kaca.

Rasminah mengaku, barang-barang yang ada di rumahnya itu dia dapatkan karena diberi oleh mantan suami sang majikan Arip. "Saya tidak mencuri, semua barang-barang itu dikasih mantan suami bunda, pak Arip. Daging sapi yang diberi juga sudah lama dan kadarluasa, daging sapi itu sudah ada di kulkas bunda sejak Lebaran tahun lalu," jelasnya.

Tiga Kali Disidang Tanpa Kuasa Hukum

Tiga kali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Rasminah binti Rawan (60), pembantu rumah tangga yang dituding mencuri enam piring, setengah kilo daging sapi, dan pakaian bekas oleh majikannya, Siti Aisyah Margarose Soekarno Putri tidak ditemani kuasa hukumnya.

"Berdasarkan pasal 56 ayat I KUHP tentang tuduhan pidana di atas lima tahun penjara dan warga tidak mampu wajib didampingi kuasa hukum. Rasminah dituntut pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara," terang Maju Posko Simbolon, kuasa hukum dari LBH Mawar Saron di LP Wanita Tangerang, Selasa (12/10/2010).

Maju menjelaskan, penahanan terhadap Rasminah telah melewati batas kemanusiaan. "Saya baru tahu kasus ini setelah Rasminah menjalani sidang tiga kali di PN Tangerang. Karena kasus pencurian itu masih bersifat diduga, ini sangat rasa keadilan bagi kami. Kami akan mendampingi Rasminah di PN Tangerang besok," tambahnya.

Selama menjalani persidangan, Rasminah didampingi anak tunggalnya, Astuti (20). "Setiap kali sidang, saya selalu menemani ibu. Saya kenal ibu saya, saya tinggal berdua dengannya. Dia tidak bersalah," terang Astuti, saat ditemui di PN Wanita Tangerang. (Arsyila/ozo)

Jumat, 03 September 2010

Istana Tertua di Dunia Diubah Turki Jadi Museum Terbuka | Republika Online

http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/09/03/133321-istana-tertua-di-dunia-diubah-turki-jadi-museum-terbuka


REPUBLIKA.CO.ID,ANKARA--Satu istana berusia 5.000 tahun ditemukan di Turki Timur, istana tertua di dunia, akan menjadi museum udara terbuka pada Juni mendatang, kantor berita semi-pemerintah, Anatolia, melaporkan, Kamis. Istana yang ditemukan di bawah tanah di Aslantepe Tumulus, satu permukiman kuno di desa Orduzu, Provinsi Malatya, itu dibangun pada 3.300 Sebelum Masehi, dan pemugaran istana itu akan rampung pada tahun kini, kata Marcella Frangipane, dosen arkeologi Italia di Universitas La Spienza dan ketua tim penggalian di Aslantepe, kata Anatolia.

Menurut dia, museum itu akan memperlihatkan bagaimana negara purba di Aslantepe mulai dibangun dan bagaimana sistem negara dijalankan.Ia menjelaskan, tim penggalian berhasil menemukan plafon setiap ruang istana bersama atap untuk melindungi bangunan tersebut.

Bekas-bekas sebuah kuil, sebuah ruang pengadilan dan lorong-lorong ditemukan di dalam istana tersebut, sementara segel-segel ditemukan di sana yang menunjukkan keberadaan birokrasi pada saat itu, kata Frangipane.Peradaban tersebut berakhir dengan suatu kebakaran, namun bekas-bekas istana itu sangat penting untuk kemanusiaan, katanya.

Jumat, 06 Agustus 2010

Puluhan UU Disinyalir Merupakan Pesanan Asing

http://informed-instituteformediastudies.blogspot.com/2010/08/puluhan-uu-disinyalir-merupakan-pesanan.html


Kajian Badan Intelijen Negara mengindikasikan 72 UU produk legislasi reformasi berindikasi kuat merupakan pesanan asing. Badan Legislasi DPR sendiri mengaku tidak mengetahui persoalan ini.

"72 perundang-undangan yang baru hasil reformasi merupakan pesanan asing. Hal ini berdasarkan kajian BIN pada 2006 lalu," kata pengurus Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat Kiki Syahnakrie seusai perayaan ulang tahun ke-7 PPAD di Jakarta, Jumat (6/8).

Reformasi, sambung dia, telah menciptakan krisis di segala bidang termasuk bidang konstitusi. Perundang-undangan yang ada dibuat tidak memijak pada pembukaan UUD 1945 dan Pancasila sehingga melenceng dari falsafah dasar. Beberapa UU yang dianggap melenceng dari falsafah dasar adalah UU Permodalan, UU Pertambangan dan UU Penanaman Modal.

"Daftar itu ada di BIN. Saat itu, WakaBIN pernah berceramah disini. Disebutkan, ada 72 UU yang dibuat berdasarkan konsultan asing. Salah satunya UU 25/2007 tentang penanaman modal. Bagaimana mungkin mereka diberikan hak guna usaha hingga 95 tahun kemudian bisa diperpanjang di muka hinga 65 tahun dan ditambah lagi 35 tahun," serunya.

Ia menyatakan baik legislatif maupun eksekutif harus bertanggung jawab atas lolosnya perundang-undangan itu. Menurut dia, legislasi menjadi produk bersama antara pemerintah dan undang-undang. Tidak ada jalan lain untuk memperbaiki itu kecuali dengan merevisi. "Tidak mungkin muncul UU itu kalau legislatif punya karakteristik kebangsaan tinggi antara pragmatisme overdosis dan idealisme," tukasnya.

Ketua Badan Legislatif Ignatius Mulyono menyatakan belum mengetahui informasi tersebut. Semua program legislasi nasional juga tidak semata-mata disusun oleh Baleg sndiri tetapi kolaborasi dari masukan dari pemerintah, DPD dan seluruh fraksi.

Terhadap masukan BIN tersebut, ia menyatakan akan meminta Menkumham sebagai mitra Baleg DPR mengkoordinasikan informasi tersebut. Kalau perlu, Baleg juga akan memanggil BIN untuk mengklarifikasi.

"Masukan BIN itu bagus. Kita tidak ingin ada legislasi yang tidak benar. Saya sangat terbuka. Kita akan koordinasi dengan pemerintah lewat Menkumham. Atau kalau perlu, kita sama-sama untuk bertemu," tandasnya. (MI)

Sabtu, 31 Juli 2010

Perkuat Dominasi Tafsir Negara Atas Al-Quran, Depag Luncurkan Terjemah Al-Quran Versi Resmi Baru Pemerintah

Untuk mencegah resistensi masyarakat, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Nasaruddin Umar berpesan kepada media agar upaya yang merupakan penyeragaman tafsir al-Quran oleh negara ini jangan diberitakan sebagai produk dominasi negara, sebagaimana dilansir Tempointeraktif.Com, “Bahaya, karena nanti akan timbul resistensi,” ujarnya.

Nasaruddin juga menambahkan bahwa terjemahan versi resmi negara yang baru ini diarahkan untuk memoderasi makna ayat-ayat al-Quran yang menurutnya berpotensi mengajak orang untuk beraliran keras, Menurut dia, "dalam terjemahan Al-Quran versi baru, hal itu lebih moderat."

Jauh hari sebelumnya, David E. Kaplan, mengungkapkan bahwa sekarang AS menggelontorkan dana puluhan juta dollar dalam rangka kampanye untuk--bukan hanya mengubah masyarakat muslim--tetapi juga untuk mengubah Islam itu sendiri. Menurut Kaplan, Gedung Putih telah menyetujui strategi rahasia, yang untuk pertama kalinya AS memiliki kepentingan nasional untuk mempengaruhi apa yang terjadi di dalam Islam. Sekurangnya di 24 negara muslim, AS secara diam-diam telah mendanai radio Islam, acara-acara TV, kursus-kursus di sekolah Islam, pusat-pusat kajian, workshop politik, dan program-program lain yang mempromosikan Islam moderat (versi AS). (Terjemahan dari David E. Kaplan, Hearts, Minds, and Dollars, www.usnews.com, 4-25-2005).

Temuan David E. Kaplan mengenai proyek AS di Dunia Muslim ini tampaknya bersesuaian juga dengan rekomendasi RAND Corp untuk negara-negara Barat khususnya Amerika Serikat, sebagaimana ditulis oleh Cheryl Benard dalam Civil Democratic Islam: Partners, Resources, and Strategies dalam rangka mendukung kelompok "modernis", diantaranya: Menerbitkan dan mendistribusikan karya-karya mereka dengan harga yang disubsidi, serta Menyebarkan pandangan dan penilaian mereka atas pertanyaan-pertanyaan fundamental terhadap penafsiran agama kepada khalayak pembaca untuk menandingi kaum fundamentalis.

Selain upaya penyeragaman tafsir al-Quran dengan versi resmi negara yang telah dimoderasi, upaya indoktrinasi moderatisme kepada masyarakat muslim ini juga dilakukan dengan pembinaan pengurus masjid oleh 95 ribu penyuluh agama hingga ke pedesaan.

sumber:
informed.tk

Rabu, 23 Juni 2010

Semua Tuduhan Kepada Taliban Fitnah, Kami Mengendalikan Kabul!

http://www.voa-islam.com/lintasberita/arrahmah/2010/06/23/7377/semua-tuduhan-kepada-taliban-fitnahkami-mengendalikan-kabul/

Semua Tuduhan Kepada Taliban Fitnah, Kami Mengendalikan Kabul!



Interview Syarqul Ausath dengan Juru Bicara Resmi Taliban, Qori Muhammad Yusuf Ahmadi

Banyak tuduhan dan citra negatif ditujukan kepada Mujahidin Taliban Afghanistan, terutama oleh media-media kafir Barat dan para pengekornya. Mereka dituduh didanai oleh CIA, sangat kejam dan sadis. Taliban juga dituduh anti pendidikan, khususnya kepada kaum wanita, mengharamkan TV, dan lain sebagainya. Termasuk mereka sudah dianggap kalah di Afghanistan. Apakah memang benar demikian? Dapatkan jawaban sebenarnya dari Juru Bicara resmi Taliban, Qori Muhammad Yusuf Ahmadi yang diwawancarai oleh harian berbahasa Arab, Syarqul Ausath.



 


Syarqul Ausath:
Bagaimana Anda menggambarkan operasi intelijen terhadap penangkapan Mulla Baradar di wilayah Pakistan? Apakah mereka sudah mengetahui keberadaannya di Karachi dan menutup mata? Dan apakah Anda yakin bahwa Mulla memberikan informasi penting kepada Amerika tentang pimpinan Taliban?

Qori Muhammad Yusuf:
Operasi tersebut merupakan bagian dari perang psikologis terhadap mujahidin. Media Amerika dan Barat banyak melakukan intimidasi sampai mereka dapat menyerang psikologis mujahidin dan menekan urat saraf pimpinan untuk mendapatkan konsesi (surrender) tertentu. Akan tetapi musuh tidak mendapatkan apapun dari operasi tersebut. Dan Mulla Baradar tidak memberikan informasi yang bermanfaat bagi musuh. Sebagaimana banyak terjadi editan dan perubahan yang dilakukan, yang mana informasi yang dimiliki Mulla Baradar saat ini adalah informasi yang usang, penyingkapannya tidak berbahaya dan tidak bermanfaat untuk diketahui.

Syarqul Ausath:
Terjadi banyak simpang siur berkenaan dengan adanya perundingan damai antara Taliban dan pemerintahan Afghan yang terkahir kali terjadi di pulau Maladewa. Apa fakta dari berita ini? Dan apa pendapat Anda tentang pertemuan Jeddah di bawah naungan Khodimul Haromain Asy-Syarifain (raja saudi) pada tahun lalu?

Qori Muhammad Yusuf:
Tidak ada perundingan apapun antara Imarah dan pemerintahan Karzai dan apa yang dipublikasikan tentang perundingan ini. Perundingan tersebut terjadi antara pihak-pihak atau orang-orang yang menyerah dari Taliban dengan elemen-elemen pemerintahan Karzai.

Tujuan dari berita tersebut adalah untuk menghancurkan mental mujahidin dan menyebarkan kebohongan bahwa para pimpinan mereka berunding dengan apa yang berlawanan dengan sikap-sikap yang mensyaratkan penarikan mundur terlebih dahulu dan sebelum yang lainnya. Musuh memilih elemen yang kooperatif dengannya dan elemen tersebut tidak memiliki hubungan dengan mujahidin atau Imarah Islam, atau mereka adalah elemen yang telah diusir dari Taliban sejak lama akibat pelanggaran-pelanggaran yang fatal.

Syarqul Ausath:
Dari sudut pandang Anda, apakah Anda melihat Saudi sebagai negara islam layak untuk berpartisipasi dalam mewujudkan perdamaian di Afghanistan?

Qori Muhammad Yusuf:
Saudi adalah negara islam yang besar yang memiliki peran sangat penting untuk memaksa Amerika hengkang dari Afghanistan dan menarik mundur pasukannya dan pasukan sekutunya dari negeri muslim yang terzholimi ini. Pada saat itulah akan terwujud perdamaian secara riil di Afghanistan. Dan jika Amerika tidak memenuhi tuntutan Saudi, maka kerajaan bisa mendeklarasikan jihad pada level umat islam untuk membebaskan Afghanistan, Irak, Palestina dan mengusir pasukan Amerika dan pasukan Asing dari seluruh wilayah Arab.

Syarqul Ausath:
Dari sudut pandang Anda, apakah Pakistan memiliki peran vital dan penting untuk mewujudkan perdamaian di Afghanistan?

Qori Muhammad Yusuf:
Seluruh negara tetangga termasuk Pakistan memiliki peran dalam mewujudkan perdamaian di negeri tetangga mereka, Afghanistan. Dan pintu masuk perdamaian adalah keluarnya agresor dari Afghanistan.

Syarqul Ausath:
Apa yang baru dalam hubungan Taliban dengan Al-Qaeda? Dan apakah elemen-elemen Arab terlibat dalam perang yang sedang berlangsung di Afghanistan?

Qori Muhammad Yusuf:
Tidak ada yang baru dalam hubungan tersebut. Dan putra-putra umat yang memiliki ghiroh turut serta dalam jihad bersama kami.

Syarqul Ausath:
Apa fakta bahwa Taliban dikendalikan dari majlis "syuro Quetta" yang dipimpin oleh Mulla Umar?

Qori Muhammad Yusuf:
Menurut pengakuan pasukan Barat, Imarah mengendalikan lebih dari 70% berbagai wilayah Afghanistan, maka para pimpinan jihad tidak perlu untuk berada di luar medan jihad. Desas-desus ini termasuk dalam perang psikologis yang banyak menjadi fokus Amerika sejak awal terjadinya perang hingga sekarang. Akan tetapi fokus mereka kian meningkat setelah operasi militer mereka menemui jalan buntu dan sekarang mereka yakin bahwa mereka telah kalah dan mereka harus keluar secara menyeluruh dari Afghanistan.

Syarqul Ausath:
Surat kabar Amerika, mengutip dari para pejabat militer, menyebutkan bahwa Taliban bergantung pada lahan-lahan opium untuk mendanai amaliyah-amaliyah mereka, dan tersebar luasnya lahan-lahan obat terlarang tersebut merupakan keuntungan terbesar.. Apa fakta dari berita ini?

Qori Muhammad Yusuf:
Menurut statistik Amerika, pemerintahan Imarah Islam melarang penanaman opium di negeri ini. Produksi opium pada tahun 2001, tahun bermulanya perang, mencapai 185 ton yang sebagian besar produksinya dari wilayah-wilayah yang dikuasai Aliansi Utara yang didukung oleh Amerika, Eropa dan berbagai negara lainnya. Produksi Afghanistan sebelumnya mencapai 3.600 ton.

Adapun saat ini, setelah invasi Amerika dan penyebaran 150.000 prajurit Amerika, mereka telah mengubah Afghanistan menjadi lahan opium terbesar di dunia dengan produksi lebih dari 9.000 ton, meskipun para penguasa dan PBB berusaha untuk memanipulasi angka-angka dan menjadikannya kurang dari angka tersebut, sekitar 1.000 ton.

Menurut kepala anti-narkoba Rusia, jumlah tersebut menghasilkan pendapatan mencapai 640 milyar dolar per tahun. Sementara itu penghasilan petani tidak mencapai 4 milyar dengan asumsi terbaik. Dan sisa pendapatan tersebut masuk ke dalam kantong Amerika dan khususnya ke dalam rekening mafia obat terlarang di Amerika dan Inggris.

Kedua negara tersebut, Amerika dan Inggris, memiliki pabrik-pabrik pembuat heroin di Afghanistan. Dan semua pabrik tersebut terdapat di dalam pangkalan-pangkalan militer yang memiliki penjagaan dan kerahasiaan maksimum.

Kekuatan militer kedua negara, kemampuan pengawasan satelit, kontrol udara dan kemampuan untuk menghancurkan target darat manapun, semua itu mencegah pihak manapun untuk bersaing dalam bidang tersebut. Hal ini sering membuat marah sejumlah negara sahabat Amerika yang sebagian negara tersebut memiliki pasukan yang berperang di bawah komando Amerika di Afghanistan.

Dan sampai saat ini kami tidak mengetahui apa yang mencegah pasukan Amerika untuk memusnahkan tanaman opium dengan menyemprotkan materi kimia tertentu dari udara, sementara itu mereka pernah mengancam (Imarah) untuk melakukannya sebelum pecahnya perang pada tahun 2001??

Syarqul Ausath:
Apakah Mulla Wakil Mutawakkil -mantan menteri luar negeri kalian-, Abdus Salam Dho'if -duta besar kalian di Islamabad- dan Mulla Qosim Halimi -direktur protokol luar negeri kalian- berbalik melawan Taliban?

Qori Muhammad Yusuf:
Ketiga orang tersebut masing-masing memiliki kondisi khusus:

Mulla Abdus Salam pernah ditahan oleh pasukan Amerika, kemudian dibebaskan dan mereka menempatkannya dalam tahanan rumah.

Wakil Ahmad Mutawakkil, meskipun menyerahkan diri pada pasukan Amerika, dia ditahan lebih dari dua tahun oleh pasukan Amerika. Dan setelah dibebaskan, dia ditempatkan dalam tahanan rumah.

Adapun Qosim Halimi, dia menyerahkan diri kepada pemerintahan Karzai dan saat ini dia termasuk elemen pemerintahan Karzai.

Kami tidak tahu siapa yang memberi Qosim Halimi gelar "Mulla", apakah pemerintahan Karzai atau penguasa penjajah ataukah salah ketik dari Anda??

Mereka bertiga saat ini tidak merepresentasikan Imarah Islam dalam hal apapun.

Syarqul Ausath:
Apa tujuan Taliban saat ini?

Qori Muhammad Yusuf:
Tujuan kami tidak berubah dari tujuan sebelumnya, yaitu mengusir pasukan asing dari negeri ini dan mengembalikan pemerintahan islam.

Syarqul Ausath:
Dari mana sumber pendanaan Taliban? Apa benar bahwa sebagian ahlul khoir (orang-orang baik) di teluk Arab membantu kalian?

Qori Muhammad Yusuf:
Bukan penduduk teluk saja, tapi banyak ahlul khoir di dunia islam yang membantu kami..

Akan tetapi bagian pokok dari pendanaan kami berasal dari musuh itu sendiri, dan hal itu dengan perolehan mujahidin atas ghonimah dalam jumlah yang besar di setiap pertempuran, dengan karunia Allah. Mungkin Anda sudah melihat sebagian rekaman berbagai pertempuran kami dan Anda perhatikan besarnya ghonimah yang dihasilkan dari satu pertempuran. Dan perlu diketahui bahwa sebagian besar pertempuran kami tidak terekam. Hasil ghonimah berupa senjata, amunisi, sampai makanan dan keperluan lainnya merupakan pendapatan yang besar dan berharga jutaan dolar di pasaran.

Sumber pokok selanjutnya adalah kontribusi rakyat kami dengan semua kebutuhan yang mungkin. Dan itu merupakan kesatuan rakyat yang menolong kami setelah pertolongan dari Allah ta'ala dengan level paling tinggi dari keteguhan dan persembahan dalam jihad.

Syarqul Ausath:
Berapa jumlah pejuang Taliban?

Qori Muhammad Yusuf:
Kami sudah menjawab pertanyaan ini dalam interview sebelumnya bahwa jumlah pejuang kami 24 juta, yaitu jumlah penduduk Afghanistan dikurangi dengan ribuan pendukung pemerintahan boneka dan penguasa penjajah.

Syarqul Ausath:
Apa rahasia dari ketidakmampuan Amerika untuk mencapai (menangkap) Mulla Umar dan Usamah bin Ladin atau syaikh Muhammad Thoyyib Agha atau Dzabihullah Mujahid atau Qori Yusuf?

Qori Muhammad Yusuf:
Kami yakin bahwa Allah subhanahu wa ta'ala adalah Yang Menjaga, Menolong dan Memberi rezeki mujahidin, dan bahwa setiap manusia akan mendapat bagian umurnya secara penuh dan dia tidak akan dicabut sebelum ajalnya datang, meskipun manusia berusaha keras dan berkumpul melawannya dalam satu barisan.

Akidah inilah yang mendorong mujahid-mujahid kami menuju pertempuran di atas kematian dan mereka tidak takut kecuali pada Allah.

Sesungguhnya Amerika dan seluruh penduduk bumi tidak akan dapat menimpakan musibah kepada kami dengan sesuatu yang tidak Allah takdirkan bagi kami. Itulah rahasia kenapa musuh tidak bisa mencapai orang-orang yang Anda sebutkan tadi. Dan mereka tidak akan pernah menjangkau mereka kecuali jika Allah berkehendak.

Syarqul Ausath:
Sejauh mana serangan-serangan NATO membahayakan para penduduk sipil tak berdosa?

Qori Muhammad Yusuf:
Kebanyakan serangan NATO ditujukan secara sengaja untuk memberikan kerugian terbesar kepada para penduduk untuk memisahkan persatuan antara mereka dengan putra-putra mereka, mujahidin.

Penduduk sipil menderita sebagian besar kerugian perang berupa jiwa, peralatan, properti, rumah dan mata pencahariaan.

Saksi paling gamblang dari itu adalah pengakuan komandan militer pasukan Amerika tentang pembunuhan lebih dari 23 penduduk sipil pada bulan Februari lalu tahun ini melalui serangan udara pesawat Amerika terhadap kafilah penduduk di wilayah Uruzjan, namun jumlah korban meninggal yang sesungguhnya dari pembantaian ini mencapai 32 penduduk, termasuk di dalamnya para wanita dan anak-anak.

Sesungguhnya pasukan Amerika dan NATO setiap hari melakukan ratusan kejahatan perang di Afghanistan. Oleh sebab itu mereka berusaha keras untuk menjauhkan media global dari medan Afghanistan dan memperlakukan pengawasan militer yang ketat.

Syarqul Ausath:
Apa saja rincian mediasi Saudi antara Taliban dan pemerintahan Karzai?

Qori Muhammad Yusuf:
Karena Imarah Islam tidak melakukan negosiasi apapun dengan musuh penjajah atau pemerintahan boneka, maka kami tidak mengetahui siapa yang diajak bernegosiasi.. dan dari mana.

Imarah Islam tidak menganggap (tidak ada urusan dengan) pemerintahan Karzai, karena problemnya adalah dengan pendudukan Amerika. Adapun Karzai dan pemerintahannya adalah efek penyakit, sedangkan pendudukan Amerika adalah penyakit asli yang berusaha disingkirkan oleh Imarah.

Syarqul Ausath:
Agenda Amerika; uang lawan senjata.. Apakah agenda ini berhasil menarik elemen-elemen Taliban ke dalam masyarakat yang jauh dari kekerasan, dengan kata lain mereka akan meninggalkan perang?

Qori Muhammad Yusuf:
Kami tidak melakukan kekerasan di Afghanistan, akan tetapi kami melaksanakan jihad di jalan Allah. Seluruh penduduk Afghan dan mujahidin menerjuninya di bawah pimpinan Imarah Islam melawan pasukan musuh, Amerika dan sekutunya dari negara-negara NATO.

Kami melihat Agenda Amerika yang dibuat-buat ini gagal dan menggelikan. Uang seperti apa dan senjata seperti apa? Mereka hanya menipu penduduk mereka. Adapun keseimbangan bagi kami adalah senjata melawan senjata. Artinya, kami dengan senjata iman dan senapan kami menghadapi senjata musuh Amerika dan thoghut-thogutnya. Dengan senjata, kami melucuti senjata mereka dan kami gunakan untuk melawan mereka dan membunuh sisa-sisa prajurit mereka. Silakan Anda merujuk film Imarah Islam saat para mujahidnya menyerang pangkalan Korangel di provinsi Kunar dan menguasai pangkalan tersebut beserta ghonimah senjata, perlengkapan dan kendaraan.

Senjata lawan senjata, itulah keseimbangan Imarah Islam beserta para mujahidnya yang dengannya mereka akan memaksa Amerika melarikan diri dari Afghanistan dengan meninggalkan senjata dan mayat mereka di bumi Afghanistan sebagaimana yang telah dilakukan semua penjajah negeri ini.

Syarqul Ausath:
Mengapa Taliban melarang para perempuan Afghan untuk belajar (bersekolah) saat Taliban memerintah Afghanistan dan juga mengharamkan TV dan musik selama masa pemerintahan antara tahun 1996 dan 2001?

Qori Muhammad Yusuf:
Ini adalah bohong besar yang digemborkan oleh negara-negara Barat untuk merusak citra Imarah Islam sebagai bentuk persiapan agresi terhadap Afghanistan. Taliban tidak melarang para perempuan bersekolah. Akan tetapi Taliban melarang organisasi misionaris ikut campur dalam urusan pendidikan di Afghanistan, terutama pendidikan perempuan. Berbagai organisasi tersebut membawa kembali para pengajar perempuan yang pernah mengajarkan komunisme bersamaan dengan pendudukan Sovyet. Berbagai organisasi itu dengan menggunakan kedok menolong para perempuan, janda dan anak-anak yatim menyusup ke tengah kaum perempuan dan mensabotase akhlak dan dien. Mereka itulah yang kami larang. Ditambah lagi dengan krisis ekonomi, blokade internasional, kampanye pencemaran, menyulut api fitnah dan perang saudara, semua itu memblokir seluruh jenis pendidikan dan bukan sekedar pendidikan perempuan saja. Dengan izin Allah Anda akan menyaksikan kebangkitan pendidikan yang besar di sektor perempuan pada saat kembalinya Imarah Islam yang akan bangkit dengan seluruh aspek pembangunan dan terutama kebangkitan pendidikan, diantaranya pendidikan perempuan.

Adapun tentang (pengharaman) TV dan musik, kami tidak mengharamkan dan menghalalkan. Itu adalah urusan syari'at dan kami hanyalah penegak hukum-hukumnya. Kami tidak mengharamkan TV, tapi kami mengharamkan isi materi siaran TV.

Selama masa yang Anda sebut tadi (1996-2001), para ulama' senior di dalam dan luar Afghanistan dan dari negeri-negeri Arab memberikan fatwa kepada kami dengan hal tersebut atau mendukung kami atau diam dan tidak memberikan komentar. Kalaulah kami tersalah dalam pelaksanaan kami ini, mereka pasti akan menegur kami dan kami akan merespon mereka. Para ulama' adalah penghulu kami yang kami ikuti dan kami contoh. Dan di saat kembalinya kami ke Kabul dengan pertolongan Allah, kami akan meminta fatwa para ulama' dunia islam termasuk para ulama' kerajaan yang ikhlas tentang permasalahan materi siaran TV dan berbagai jenis saluran Arab dan islam. Kami akan memenuhi fatwa mereka, insyaallah.

Syarqul Ausath:
Para pejabat militer Amerika menyatakan secara tidak langsung bahwa Iran memberikan pelatihan militer kepada elemen-elemen Taliban dan membantu mereka dalam mengembangkan IED.. Apa komentar Anda?

Qori Muhammad Yusuf:
Amerika mengalami pailit militer di Afghanistan dan mereka mencari skenario untuk melarikan diri. Tentunya mereka membutuhkan alasan yang dibuat-buat atas kegagalan mereka. Kadang mereka menuduh bonekanya, Karzai dan pemerintahannya, adalah penyebabnya. Dan terkadang mereka melihat sekelilingnya dan menekan Iran dengan menambahkan file baru ke dalam file-file krisis, lalu mengatakan omong kosong seperti ini.

Sesungguhnya keahlian militer para mujahid kami dan setelah tiga dekade jihad melawan negara super power dunia, mereka memiliki keahlian yang langka, banyak orang di dunia sangat perlu mengambilnya dari Imarah.

Bahkan Iran atau negara manapun tidak memiliki keahlian seperti yang dimiliki oleh para kader militer kami. Sesungguhnya Amerika sudah pailit dan kalah. Mereka mencari alasan yang dibuat-buat atas kekalahan terburuk sepanjang sejarahnya, dan mungkin kekalahan penghabisan bagi kekaisaran jahat Amerika.

Syarqul Ausath:
Meski jatuh korban meninggal dari kedua belah pihak.. ditambah lagi dengan korban meninggal penduduk sipil tak berdosa.. dan senjata berat pasukan NATO.. Apakah Anda yakin akan menang?

Qori Muhammad Yusuf:
Keyakinan kami meraih kemenangan merupakan bagian dari keyakinan kami kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Semua pasukan musuh tidak menggetarkan rambut di kepala kami. Sesungguhnya yang kami takutkan adalah dosa-dosa kami atau keterbatasan kami dalam ketaatan kepada Allah. Oleh karena itu kami dan para mujahid kami selalu mawas diri. Dan Imarah Islam mengirimkan arahan dien dan mental ke berbagai front disamping arahan militer.

Syarqul Ausath:
Berapa gaji pejuang Taliban dalam sebulan.. kira-kira dalam kurs dolar?

Qori Muhammad Yusuf:
Saya yakin bahwa orang yang mengorbankan jiwa dan hidupnya di jalan Allah tidak memerlukan ganjaran materi dan dolar. Para mujahid kami tidak bekerja dengan gaji dan mereka tidak berurusan dengan dolar. Kami memberikannya kepada orang lain. Semua mujahid kami adalah sukarelawan hingga sebagian besar dari mereka datang dengan senjata pribadi mereka dan sebagian yang lain membawa harta dan keperluan-keperluan lainnya. Sebagian yang lain ditanggung oleh penduduk desanya dan kerabatnya sebagai bentuk pelaksanaan sistem yang sudah ada, hingga pada waktu pemerintahan Imarah yang pertama yang mana tidak dapat mencukupi sebagian besar para staf dan mujahidnya. Imarah membekali front-front dengan support dana yang berusaha untuk diperbaiki. Akan tetapi seluruh front berusaha mencukupi diri dengan bantuan keluarga dan kerabat di wilayahnya, mereka semua berasal dari keluarga dan kabilah yang sama.

Sangat sedikit kader yang disupport secara total oleh Imarah karena mereka tidak memiliki sumber penghasilan pribadi atau keluarga dan kabilah yang disebabkan oleh tekanan.

Syarqul Ausath:
Setelah berapa tahun lagi Anda memperkirakan kembalinya pemerintahan Taliban di Afghanistan.. 10 atau 20 tahun?

Qori Muhammad Yusuf:
Imarah Islam masih memerintah Afghanistan, dan tidak berhenti memerintah meski hanya dalam satu hari. Musuh sendiri mengakui bahwa Imarah mengendalikan 3/4 negeri. Bahkan lebih banyak sekali dari itu. Imarah memerintah Kabul di malam hari dan memerintah Kandahar selama 21 jam dalam sehari. Di seluruh kota-kota besar lainnya, musuh mengambil beberapa jam tambahan atau kehilangan beberapa jam lainnya sesuai perubahan situasi. Sampai di desa "Marjah", yang mana musuh memenuhi dunia dengan gaung namanya hingga mereka menjadikannya lebih terkenal dari Kabul, mujahidin berada di dalamnya dan bergerak dengan bebas lebih dari apa yang bisa dilakukan musuh. Desa ini menjadi salah satu tempat paling penting mujahidin dalam mewujudkan strategi yang menumpahkan dengan deras darah musuh dan perlengkapannya, dan yang terpenting adalah psikologis prajurit dan komandannya.

Syarqul Ausath:
Foto Mulla Muhammad Umar tersebar di berbagai surat kabar Barat.. Apakah itu fotonya atau mirip dengannya.. Kenapa Anda tidak menyebarkan fotonya.. Apakah dia nyata dan bukan fatamorgana?

Qori Muhammad Yusuf:
Mulla Muhammad Umar (Mujahid) hafizhahullah, gambarnya berada di hati seluruh penduduk Afghan dan seluruh kaum muslimin. Dia bagi penduduk Afghan bukanlah foto akan tetapi perwujudan dari kebebasan, kemerdekaan dan hukum syariat yang sebenarnya. Kami memilih untuk tidak menyebar fotonya walaupun dia nyata dan bukan fatamorgana, karena kami ingin dia tetap seperti itu.. mimpi buruk yang menggoncang tempat tidur para penjajah dan pengkhianat di Afghanistan, dan bayangan yang menghibur kesedihan orang-orang yang terzhalimi di Afghanistan dan di setiap tempat.

Syarqul Ausath:
Apakah Anda yakin bahwa syaikh Usamah bin Ladin adalah sebab langsung yang mendatangkan Amerika ke bumi Afghan?

Qori Muhammad Yusuf:
Kami meyakini bahwa keputusan Amerika untuk menginvasi Afghanistan sudah sejak bertahun-tahun sebelum amaliyah September 2009.

Dan bahwa minyak Asia Tengah, menguasainya dan mengeluarkannya melalui jalan luar Rusia atau Iran merupakan faktor utama diantara semua faktor. Kemudian faktor opium setelah Imarah melarang penanamannya secara menyeluruh. Invasi akan tetap terjadi dengan kondisi apa pun, bahkan jika tidak ada peristiwa September.

Syarqul Ausath:
Apakah Anda yakin bahwa bin Ladin melanggar komitmen dan janji yang merupakan bagian dari hukum bai'at kepada Mulla Umar dengan melakukan serangan September tanpa sepengetahuan Taliban?

Qori Muhammad Yusuf:
Pertama, sampai saat ini kami tidak punya bukti bahwa syaikh Usamah bin Ladin yang melakukan amaliyah tersebut. Dan apa yang dikatakan oleh pemerintah Amerika tidak meyakinkan bagi kami. Ini adalah pendapat kami dan pendapat banyak orang di seluruh dunia.

Oleh karena itu kami meminta pembentukan badan internasional terpisah investigasi peristiwa September, untuk identifikasi pihak-pihak yang terlibat dan peran masing-masing pihak.

Dan sebelum itu terjadi, pihak mana pun bisa mengklaim apa saja yang diinginkannya.

wassalamu'alaikum

Interview ini dipublikasikan oleh surat kabar Syarqul Ausath (Timur Tengah) pada Sabtu, 5 Juni 2010

Source : Fajjir Islamic Media